

Beberapa hasil dari SEO - Google
BoyzForum! - forum gay Indonesia :: Indeks
Indeks BoyzForum! - forum gay Indonesia, BoyzForum! - forum gay Indonesia www. boyzforum.com ... forum gay Indonesia. Waktu sekarang Rab Ags 26, 2009 1:19 am ...
www.readybb.net/boyzforum/
Comment | Gay Bali | Forum | Gay Indonesia
Yg mau download gratiz photo2 pejantan paling hot dan video gay silahkan kunjung ke : http://gay123.tel.az dijamin buanyak buanget gambar n video buat ...
winksite.com/open.cfm?susid=11289&page=ms_rr_co_v... - Mirip
Indonesia - Direktori - Forum gratis Indonesia
GIF / Gay Indo Forum – Forum Gay Indonesia :ajang kenalan gay Indonesia, cari sahabat pacar teman gay Indonesia, rubrik konsultasi oleh celebrity gay ...
www.forumid.net/id/tag/indonesia
Free Forum khusus Gay dan Biseks Indonesia - Pondokiklan.com ...
Hidup lebih indah bila dipenuhi dengan teman dan sahabat yg mengerti dan menerima diri kita apa adanya. Penuh ceria dan senda, mari bergabung di GayIn ...
www.pondokiklan.com/iklan/40290.html
kenapa ada festifal film gay di indonesia??
kenapa ada festifal film gay di indonesia?? Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial forum Obrolan serius dan berbobot berita dan kejadian, topik hangat, ...
www.indonesiaindonesia.com/f/33357-festifal-film-gay-indonesia/ - Mirip
BoyzAlbum on BoyzForum! - forum gay Indonesia | BoardReader
Forum overview for "BoyzAlbum " forum on BoyzForum! - forum gay Indonesia - http ://www.boyzforum.com.
boardreader.com/.../BoyzForum_forum_gay_Indonesia.../BoyzAlbum_ 227833.html - 
ReadMore...
Selasa, 25 Agustus 2009
Boyz Forum GAY Indonesia
Minggu, 17 Mei 2009
Benarkah Praktik Prostitusi Laki-laki di Semarang makin Marak?

ADAKAH praktik prostitusi laki-laki di Semarang? Jangan tergesa-gesa menjawab pertanyaan itu. Berjalan-jalanlah terlebih dulu di kawasan Simpanglima atau masuklah ke mal-mal. Kalau belum ketemu dengan mereka -para gigolo itu- sebaiknya Anda segera beralih ke situs-situs neka-neka di internet.
Ya, di layar komputer, Anda mungkin akan bertemu dengan ungkapan-ungkapan seperti ini: co_hangat, cowok berusia 23 tahun, berwajah cakep, tinggi/berat 167/57, memiliki body atletis dan berkulit sawo matang ini siap melayani cewek kesepian yang tinggal di Semarang. Jika Anda seorang cewek yang siap mengeluarkan kocek, nego bisa menghubungi ke nomor 0817453xxx 20:00 - 05:00 atau lewat email just_you_dear1@yahoo.com
Atau simak pula undangan menggoda dari cowok bernama Resnu dalam http://Sanggrahan: resnu, cowok berusia 27 tahun, berwajah cakep, tinggi/berat 178/72, memiliki body atletis dan berkulit sawo matang ini siap melayani cewek kesepian yang tinggal di Semarang. Jika anda seorang cewek yang siap mengeluarkan kocek nego bisa menghubungi ke nomor 08174579xx 18.00-03.00 atau lewat email ww_java@yahoo.com.
Hanya isapan jempol? Tidak. Sekarang pun Anda bisa mengontak mereka. Mereka tampaknya masih belum profesional, tetapi begitu sigap menjawab telepon, bahkan dari pemesan berjenis kelamin laki-laki sekalipun.
SEGALA LINI: Para gigilo Semarang kian berani beroperasi.Mereka bisa berkencan dengan perempuan setengah baya dan para gay. Mereka memang pemain di segala lini.
"Bisa, kenapa tidak?" jawab pria yang mengaku tinggal di kawasan Jangli itu.
"Sabtu ini tak ada acara?"
"Tidak. Teman Anda cantik?"
"Ya...begitulah, nanti bisa Anda lihat sendiri. Baik...nanti saya kontak lagi."
Sekali lagi, ini bukan isapan jempol atau sekadar fiksi. Dan yang menarik, bukan hanya mereka yang blakblakan semacam itu. Fanny (atau siapa pun dia) adalah salah satu sosok penting dalam praktik prostitusi laki-laki di Semarang. Pada suatu hari dia beriklan di koran dan menyatakan, "Mau rilex dan massage. Call Fanny 0818294793."
Kami pun mengontak Fanny. Rupa-rupanya Fanny bukan perempuan pemijat biasa. Ketika bertemu di sebuah hotel di Semarang Atas, dengan enteng dia membeberkan berbagai "kabar terkini" tentang prostitusi laki-laki di Semarang.
"Kalau ingin melihat saya begituan dengan gigolo, saya bisa carikan. Kalau Anda ingin terlibat dalam permainan, kami juga tak keberatan," kata dia.
"Gigolo? Anda begituan di hadapan saya bersama gigolo?"
"Ya, kian mudah mencari gigolo di Semarang. Hampir semua pria pemijat yang mengiklankan diri di koran-koran adalah gigolo."
Ungkapan Fanny pun akhirnya menggerakkan semangat para reporter untuk mengungkap jaringan prostitusi laki-laki di Semarang. Dan diawali dari menonton "pertunjukan" sexual intercourse antara Fanny dan laki-laki yang mengaku bernama Andi di sebuah hotel di Semarang Atas, keremangan dunia gigolo Semarang dapat terungkap.
Konsumen
Siapa konsumen mereka? Andi ternyata kerap melayani pelanggan perempuan, gay, dan kadang-kadang pasangan suami istri yang ingin mendapatkan "variasi lain" dalam melakukan sexual intercourse.
"Kadang-kadang saya diminta bercumbu dengan sang perempuan, sedangkan pasangannya asyik melihat kami dari jarak yang teramat dekat. Kadang-kadang bersama Fanny, saya juga mesti tampil di hadapan sepasang kekasih yang sudah terlebih dulu asyik masyuk di hotel."
Tak ingin terjebak hanya pada pengakuan Andy, "investigasi" pun lebih ditingkatkan. Memang benar, para pria pemijat kebanyakan merangkap sebagai gigolo dan siapa pun bisa dengan mudah membuktikan. Namun, di luar penyamaran semacam itu, ada juga yang terang-terangan mangkal di Mal Ciputra, Plasa Simpanglima (Matahari), atau berkumpul di depan Masjid Baiturrahman, dan sudut-sudut Lapangan Simpanglima.
Persoalan menjadi menarik ketika muncul pertanyaan, apakah modus operandi para gigolo hanya lewat jasa pemijatan? Ternyata tidak. Andre dan Doni -lagi-lagi tak perlu pusing memikirkan nama asli pria yang kerap beroperasi di Mal Ciputra dan Matahari Simpanglima itu- misalnya, menganggap gigolo pemijat sebagai pria murahan. "Kelas kami lebih tinggi daripada mereka," katanya.
Karena itu, mereka memilih menemui para perempuan yang tampak mencari-cari mangsa saat berbelanja atau makan di mal-mal. "Kami juga tak terlalu berpikir soal uang. Yang penting kami bekerja sebaik mungkin dulu, uang belakangan," kata Andre dan Doni kepada psikolog Dra Indrawati Soewondo Psi dan Widyastuti Renaningsih SH dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum untuk Keluarga dan Wanita (LKBHuWK) yang belum lama ini melakukan penelitian mengenai kehidupan gigolo-gigolo.
Terorganisasi
Sesungguhnya gigolo bukanlah barang baru dalam dunia prostitusi. Namun, menurut pengamatan Suara Merdeka didukung oleh penelitian Indrawati dan Widyastuti, ada beberapa gejala baru yang layak dicermati. Dulu para gigolo bekerja secara sendiri-sendiri, tetapi kini ada semacam "organisasi" yang menaungi, bahkan ada semacam tempat khusus (nonhotel) untuk melakukan sexual intercourse. "Di Semarang sudah ada tempat khusus untuk menikmati jasa gigolo," kata Jonatan, waria pengajar les bahasa Inggris yang mengamati kehidupan mereka, "Namun yang saya ketahui 85% konsumennya dari kalangan gay."
Hal senada juga diungkapkan oleh Indrawati. "Menurut pengakuan mereka, konsumen (perempuan) di Semarang agak sedikit jika dibandingkan dengan di Surabaya atau Jakarta. Namun, meski sedikit mereka berasal dari berbagai kalangan. Ada perempuan pengusaha, perempuan karier, janda, perempuan salon, dosen, dan istri kedua pejabat. Usia mereka berkisar 30 - 55 tahun. Mereka ada yang ingin dilayani sebagai seorang pacar, ada pula yang memperlakukan gigolo seperti budak."
Bagaimana bentuk organisasinya? Organisasinya memang tak kental. Menurut pengamatan Indrawati Soewondo yang berduet dengan Widyastuti saat melakukan penelitian, satu kelompok bisa mencapai 10 orang. Mereka bisa mencari teman kencan bersama -seperti Doni dan Andre- tetapi tak jarang beroperasi secara sendiri-sendiri.
Bagaimana mengenali mereka yang tak berprofesi sebagai pemijat? "Anda harus mengenali ciri-cirinya untuk tahu keberadaan mereka. Biasanya mereka tampil macho, berpakaian yang menunjukkan keperkasaannya, berparfum menyengat, duduk lama-lama di resto sebuah mal, dan agresif ketika berhadapan dengan perempuan yang tampak mencari teman kencan," ujar Widyastuti yang mengaku keder saat melakukan penyamaran.
Berapa tarip mereka? Sangat beragam. "Ada yang bilang Rp 50.000 sekali pijat plus kencan," kata Jonatan.
"Menurut data penelitian kami, tarip mereka berkisar Rp 150.000 - Rp 200.000 ribu sekali kencan. Kalau booking semalam Rp 400.000," kata Indrawati Soewondo.
Itu berbeda dari temuan di lapangan. Andi dan Fanny misalnya, mematok Rp 300.000 sekali kencan. "Kalau cuma saya Rp 150.000," kata Andi.
Herman, gigolo lain, mematok angka Rp 100.000 dan Ardi Rp 250.000.
"Ah, mereka cuma menggertak. Rp 50.000 pun mau. Bahkan di kalangan tukang becak ada gigolo yang mau dibayar Rp 10.000 per sekali kencan," ujar Jonatan
Malas
Mengapa jumlah gigolo mulai merebak. "Jawabannya simpel saja. Kian banyak pria-pria pemalas yang tak bermoral. Mereka mau kerja gampang dengan memanfaatkan perempuan-perempuan mandiri," kata Indrawati.
Kaum gay pun demikian. Di Semarang mereka tergolong orang-orang yang berpendidikan tinggi dan berekonomi mapan. Mereka juga bisa dianggap mengatrol peningkatan jumlah gigolo di Semarang.
Peningkatan jumlah dan semakin terbukannya aksi para gigolo juga terjadi lantaran masyarakat kian permisif. "Kita yang jelas-jelas tahu, mereka beroperasi lewat profesi pemijat tak segera melakukan perhitungan. Kita yang jelas-jelas tahu mereka pemalas, tetap mau jadi korban rayuan gombal. Saya kira kita harus segera bertindak tegas jika Semarang tak ingin jadi sarang mereka."
Kekhawatiran itu cukup beralasan. Paling tidak menurut penilaian Jonatan, para gigolo Semarang -yang kebanyakan berasal dari muntahan kota besar semacam Jakarta atau Surabaya- memang tak simpatik. "Mereka suka memeras. Di luar bisa bertransaksi seharaga Rp 20.000, di dalam kamar bisa melonjak sampai Rp 200.000. Makanya, di Semarang timbul istilah 'terkam dan bayar di tempat saja'." (Tim Suara Merdeka-72) ReadMore...
Meet gay men and women with online dating in Semarang


Get a free profile and sign up for online dating with gay Semarang personals in requestadate.com. Tired of Semarang gay bars and the gay bar scene? Find gay men and women with our great gay personals and matchmaking service. From serious relationships to finding gay local friends our gay matchmaking service is the best fun ever.
Our gay men and women come from every corner of Semarang including single rich available guys and everyday hot average men who are open minded. From monogomous cute attractive hot gay Semarang personals of guys and single available women to kinky bad boys and bad girls, our online dating service is the best for you. Try out our gay chat, gay ads, gay pics, gay photos and more below!
Get your own free profile here or Refine your search
Enjoy .. here
ReadMore...Jumat, 15 Mei 2009
Gay Indonesia ala GAYa NuSantara
GAYa NUSANTARA was originally an Indonesian gay men's organisation that co-ordinates groups and activists in various parts of the country- Gaya Nusantara has been invited to co-operate with the national ...
Kalo kamu ngikutin sejarah gerakan gay di Indonesia pasti tahu dong yang namanya GAYa NUSANTARA atau istilah GAYa NUSANTARA Community Center (GNCC). Nah, kamu bisa lihat lebih banyak lagi dari sekadar sejarah di web itu. Kamu bisa cek tempat gaul yang oke di Surabaya dan sekitaranya, bahasa gaul, download bulletin, hasil-hasil penelitian dan pendidikan, info seputar kesehatan seksual, pengembangan organisasi, curhat dan banyak lagi. Cek semua itu di www.gayanusantara.org.
Anda tau siapa Dede Utomo? yup, ketua GAYa Nusantara. Dede juga menerangkan bagaimana GAYa Nusantara berusaha mengurangi resiko AIDS kepada para gay.
GAYa Nusantara bisa saling berkomunikasi dengan sesama jenisnya dan GAYa Nusantara sebagai sebuah yayasan atau organisasi yang di ...
ReadMore...

